<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Vegetarian Corner</title>
	<atom:link href="http://vgcorner.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vgcorner.wordpress.com</link>
	<description>Save the world, be Vegetarian.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Sep 2010 06:24:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='vgcorner.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Vegetarian Corner</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://vgcorner.wordpress.com/osd.xml" title="Vegetarian Corner" />
	<atom:link rel='hub' href='http://vgcorner.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Protein Sayur Turunkan Tekanan Darah</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2010/09/19/protein-sayur-turunkan-tekanan-darah/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2010/09/19/protein-sayur-turunkan-tekanan-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 06:24:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[protein sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[stroke]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan darah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Ikarowina Tarigan PASTIKAN Anda menambah asupan sayur dalam kehidupan sehari-hari. Cara sederhana ini bisa menghindarkan Anda dari hipertensi. Pernyataan ini didukung oleh sebuah studi dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University di Chicago yang menemukan, salah satu dari asam amino yaitu glutamic acid, yang paling umum dijumpai dalam protein sayuran, ternyata bisa menurunkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=288&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Ikarowina Tarigan</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><a href="http://vgcorner.files.wordpress.com/2010/09/2009_07_09_10_38_36_vegetable-d.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-289" title="2009_07_09_10_38_36_vegetable-d" src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2010/09/2009_07_09_10_38_36_vegetable-d.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a>PASTIKAN</strong> Anda menambah asupan sayur dalam kehidupan sehari-hari. Cara sederhana ini bisa menghindarkan Anda dari hipertensi. Pernyataan ini didukung oleh sebuah studi dari <em>Feinberg School of Medicine, Northwestern University</em> di Chicago yang menemukan, salah satu dari asam amino yaitu <em>glutamic acid</em>, yang paling umum dijumpai dalam protein sayuran, ternyata bisa menurunkan tekanan darah.</p>
<p>Menurut para peneliti, penemuan ini membantu menjelaskan secara lebih detail mengapa <em>DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) diet </em>turut berperan dalam menurunkan tekanan darah. Diet DASH kaya sayur, <em>whole grain</em>, dan kedelai yang merupakan makanan yang kaya protein sayuran.</p>
<p>Asam amino merupakan bahan pembangun protein, dan <em>glutamic acid </em>merupakan asam amino yang paling banyak ditemukan dalam studi. Jenis asam amino ini terdata sebanyak 23% dari jumlah protein, pada mereka yang banyak makan sayuran, dan sebanyak 18% dari total protein pada mereka yang banyak makan daging.</p>
<p><strong>Cara kerja protein sayur</strong></p>
<p>Dalam studi ini, para peneliti menganalisis data dari 4,680 partisipan berusia setengah baya yang turut ambil bagian dalam studi internasional mengenai dampak nutrisi dalam diet terhadap tekanan darah tinggi. Partisipan ini ada yang berasal dari Amerika Serikat, Inggris, China, dan Jepang.</p>
<p>Dalam hasil studi yang dipublikasikan di <em>Circulation: Journal of the American Heart Association </em>ini dinyatakan, jumlah asupan <em>glutamic acid</em> yang lebih tinggi 5% dari persentase total protein dalam diet bisa menurunkan tekanan darah. Tekanan darah sistolik (tekanan darah yang dibaca bagian atas) turun rata-rata 1.5-3.0 poin dan tekanan darah diastolik (angka yang berada di bawah saat melihat tekanan darah) turun hingga 1.0-1.6. poin.</p>
<p><strong>Penurunan sedikit tapi efeknya besar</strong></p>
<p>Meskipun jumlah penurunan yang disebabkan oleh protein sayur ini relatif kecil, tapi, menurut peneliti, akan mendatangkan dampak positif yang besar bagi mereka yang menderita hipertensi.&#8221;Penurunan tekanan darah sistolik hingga 2 poin diperkirakan bisa menurunkan angka kematian akibat stroke hingga 6% dan mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung koroner hingga 4%,&#8221; tutur peneliti Jeremiah Stamler, MD, seperti dikutp situs <em>webmd</em>.</p>
<p>Berdasarkan perkiraan <em>American Heart Association</em>, penurunan angka kematian akibat stroke sebesar 6% setara dengan menyelamatkan 8.600 orang dan penurunan angka kematian akibat penyakit jantung sebesar 4% setara dengan menyelamatkan 17.800 orang per tahun.</p>
<p>Hasil ini, menurut Stamler, hanya berkaitan dengan <em>glutamic acid</em> dari diet dan tidak meneliti mengenai dampak suplemen <em>glutamic acid.</em></p>
<p><em><a href="http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/07/10/1381/2/Protein-Sayur-Turunkan-Tekanan-Darah" target="_self">sumber</a><br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=288&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2010/09/19/protein-sayur-turunkan-tekanan-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2010/09/2009_07_09_10_38_36_vegetable-d.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">2009_07_09_10_38_36_vegetable-d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laju kerusakan hutan Indonesia mencapai 1,1 juta hektar per tahun</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/28/laju-kerusakan-hutan-indonesia-mencapai-11-juta-hektar-per-tahun/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/28/laju-kerusakan-hutan-indonesia-mencapai-11-juta-hektar-per-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 16:42:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/28/laju-kerusakan-hutan-indonesia-mencapai-11-juta-hektar-per-tahun/</guid>
		<description><![CDATA[BANJARMASIN, KOMPAS.com - Laju kerusakan hutan Indonesia mencapai 1,1 juta hektar per tahun. &#8220;Sementara kemampuan pemerintah melakukan rehabilitasi hanya 500 ribu hektare per tahun,&#8221; kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di Banjarmasin, Jumat (27/11). Kondisi tersebut, dikhawatirkan akan mempercepat dampak pemanasan global yang mengancam kehancuran alam di Indonesia maupun dunia. Hatta mengatakan, saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=284&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak1.jpg" alt="" align="left" /><img src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak2.jpg" alt="" align="left" /><img src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak3.jpg" alt="" align="left" /><strong>BANJARMASIN, KOMPAS.com -</strong> Laju kerusakan hutan Indonesia mencapai 1,1 juta hektar per tahun.</p>
<p>&#8220;Sementara kemampuan pemerintah melakukan rehabilitasi hanya 500 ribu hektare per tahun,&#8221; kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di Banjarmasin, Jumat (27/11).</p>
<p>Kondisi tersebut, dikhawatirkan akan mempercepat dampak pemanasan global yang mengancam kehancuran alam di Indonesia maupun dunia.</p>
<p>Hatta mengatakan, saat ini suhu dunia naik hingga empat derajat, akibatnya permukaan laut naik hingga 80 sentimeter.</p>
<p>Bila kondisi ini dibiarkan berlangsung, maka sebanyak 30-40 juta penduduk Indonesia terancam menjadi korban dampak pemanasan global diantaranya banjir, bencana alam dan dampak lainnya.</p>
<p>&#8220;Untuk itu kami meminta seluruh warga Indonesia melakukan penanaman pohon, minimal satu orang satu pohon untuk menahan laju pemanasan global tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Kementerian Lingkungan Hidup juga telah melakukan koordinasi dengan kementerian lainnya untuk melakukan perbaikan lingkungan dalam segala segi, baik menteri kehutanan, pertambangan, kelautan dan perkebunan.</p>
<p>Untuk melakukan koordinasi, dia bersama stafnya harus rela mendatangi satu per satu lembaga kementerian terkait, agar bisa mendapatkan dukungan penuh dalam perbaikan lingkungan.</p>
<p>&#8220;Kadang teman-teman menteri egonya juga tinggi, sehingga saya harus rela mendatangi satu persatu,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga melakuakan kunjungan kerja ke Banjarmasin, mengatakan, untuk menahan laju kerusakan hutan tersebut pihaknya telah memperketat izin penebangan pohon baik untuk industri, pertambangan maupun perkebunan.</p>
<p>&#8220;Masa depan Indonesia bukan kepada harga kayunya, tetapi pada hutannya yang hijau sehingga bisa untuk wisata alam sekaligus paru-paru dunia,&#8221; katanya.</p>
<p><img src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak4.jpg" alt="" align="left" />Rehabilitasi hutan menjadi prioritas dalam program seratus hari kerja Menhut. Untuk menjalankan program itu, pada 2009 ini pemerintah menyiapkan dana reboisasi (DR) sebesar Rp 2 triliun dan 2010 menjadi Rp 2,6 triliun.</p>
<p>Dana tersebut, akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan untuk mencukupi kebutuhan industri kayu, akan diambilkan kayu dari hutan tanaman rakyat.</p>
<p>Menurut Menhut, yang menjadi persoalan saat ini adalah banyak kawasan hutan yang telah beralih menjadi pertambangan dan perkebunan, padahal izin pinjam pakai atau izin pelepasan kawasan hutan belum diberikan.</p>
<p>Di Kalimantan Selatan, jumlahnya mencapai ratusan ribu hektar, sedangkan di Kalimantan Tengah mencapai jutaan hektare, begitu juga di Sumatra juga tidak kalah banyaknya.</p>
<p>&#8220;Persoalan-persoalan tersebut harus diselesaikan satu persatu, karena jumlahnya terlalu banyak,&#8221; katanya.<strong><br />
</strong></p>
<p><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/11/27/18190192/edan.11.juta.hektar.laju.kerusakan.hutan.indonesia">Sumber</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=284&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/28/laju-kerusakan-hutan-indonesia-mencapai-11-juta-hektar-per-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112809_1641_lajukerusak4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Bilang Vegetarian Itu Susah?</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/23/siapa-bilang-vegetarian-itu-susah/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/23/siapa-bilang-vegetarian-itu-susah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 05:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[jenny jusuf]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[vegetarian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/23/siapa-bilang-vegetarian-itu-susah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Jenny Jusuf Menjadi vegetarian adalah sesuatu yang tidak pernah terlintas di benak saya sama sekali. Saya cukup sering membaca berbagai tulisan dan artikel tentang vegetarian, dan pernah pula tergoda menjajal berpuasa daging ketika mendengar Oprah Winfrey menjadi vegetarian, namun semua itu hanya sebatas mampir di otak. Berkelebat sekilas dan lenyap tanpa bekas. Sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=275&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:14pt;"><strong>Oleh : Jenny Jusuf<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="Jenny Jusuf" src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112309_0530_siapabilang1.png?w=227&#038;h=298" alt="" width="227" height="298" /></p>
<p>Menjadi vegetarian adalah sesuatu yang tidak pernah terlintas di benak saya sama sekali. Saya cukup sering membaca berbagai tulisan dan artikel tentang vegetarian, dan pernah pula tergoda menjajal berpuasa daging ketika mendengar Oprah Winfrey menjadi vegetarian, namun semua itu hanya sebatas mampir di otak. Berkelebat sekilas dan lenyap tanpa bekas.</p>
<p>Sebagai pelahap sejati ayam bakar, empal goreng, bistik, gulai otak, hamburger, dan segala jenis makanan berdaging lain, saya menjadikan daging menu utama dalam hidangan sehari-hari. Saya bahkan sanggup menyantap menu yang sama selama berhari-hari, selama racikan bumbunya pas dan sesuai dengan lidah saya, dan yang terpenting, berdaging.</p>
<p>Perkenalan saya yang pertama dengan makanan tanpa daging terjadi kira-kira sepuluh bulan yang lalu, ketika saya menjalin pertemanan dengan dua vegetarian sejati. Yang satu sudah menjadi vegetarian selama tiga tahun, sedangkan satunya lagi sudah menjadi herbivora selama delapanbelas tahun. Rekor yang terdengar mengerikan buat saya, namun toh saya salut dengan konsistensi keduanya.</p>
<p>Kunjungan yang cukup sering membuat saya tergoda mencicip aneka hidangan yang tersaji di meja makan mereka. Saya masih tidak bisa membayangkan rasanya makan tanpa daging, namun setelah dicicipi, rasanya tidak seburuk yang saya duga. Ketika bepergian bersama, saya ikut memilih menu tanpa daging untuk menghormati mereka. Ternyata, saya menikmatinya. Lambat laun, saya mulai terbiasa.</p>
<p>Saya tidak lagi berfoya-foya menyantap daging. Dalam seminggu, saya membiasakan diri untuk berpuasa daging selama dua hari. Setelah beberapa bulan, saya mampu berpuasa daging selama empat hari. Saya pun mulai merasakan nikmatnya berpantang daging. Tubuh menjadi jauh lebih sehat, terasa ringan, dan tidak rentan penyakit. Sejak kecil, saya mudah terserang penyakit dan terbiasa mengkonsumsi berbagai jenis antibiotik sejak berusia dua tahun. Kebiasaan itu terbawa hingga saya dewasa dan menjadikan saya tergantung dengan obat-obatan. Sejak menekunimeditasi dan mengurangi konsumsi daging, kondisi tubuh saya berangsur-angsur mengalami perubahan.<span id="more-275"></span></p>
<p>Saya yang dulu sering terkena flu, kini jarang sekali sakit. Andaipun sakit, tidak lebih dari dua atau tiga hari. Saya yang dulu membawa dompet berisi berbagai macam obat mulai dari jamu sampai kapsul di dalam tas, kini mulai berani pergi tanpa segala peralatan perang itu. Saya yang dulu &#8216;fakir obat&#8217; (selalu mencari obat setiap kali tubuh terasa tidak enak) sekarang tidak pernah lagi minum obat. Seakan-akan tubuh saya kembali menemukan kemampuan alamiahnya untuk menyembuhkan diri sendiri. Tidak hanya tubuh, hati saya pun terasa lebih lapang dan .jernih.</p>
<p>Akhirnya, saya memutuskan untuk mengeliminasi daging dari menu sehari-hari. Bukan hanya beberapa kali seminggu, melainkan setiap hari. Saya memberi penjelasan kepada anggota keluarga yang mempertanyakan keputusan tersebut. Lambat laun, mereka mulai terbiasa dengan gaya hidup saya yang baru.</p>
<p>Kekhawatiran yang tadinya saya miliki tentang apa-kata-orang ternyata tidak terbukti. Sebaliknya, menjadi vegetarian memberi saya kesempatan untuk belajar berkomunikasi. Saya belajar menyampaikan dengan jujur dan apa adanya alasan saya untuk tidak mengkonsumsi daging. Saya menjelaskan pilihan yang saya ambil kepada teman-teman saya. Ternyata mereka dapat menerimanya dengan baik. Setelah beberapa bulan, dua sahabat saya yang awalnya sangsi menjadi tertarik dan ikut mengurangi menyantap daging.</p>
<blockquote><p><strong>“Dulu, saya sempat khawatir untuk menyebut diri vegetarian, namun kini saya mengucapkannya dengan percaya diri.”</strong></p></blockquote>
<p>Kebahagiaan saya bertambah dengan menjamurnya restoran vegetarian di berbagai tempat, yang berarti, pilihan untuk menikmati makanan enak dan sehat juga semakin bertambah. Restoran-restoran lain yang mulai menyediakan menu vegetarian di samping menu biasa juga semakin membuat saya berseri-seri. Sungguh, menjadi vegetarian ternyata tidak sesulit yang saya duga.</p>
<p>Beberapa hari lalu, saya membereskan kamar. Di sudut meja, saya menemukan sebuah dompet berisi berbagai macam obat. Saya terheran-heran dan bertanya-tanya sendiri, sejak kapan benda itu tergeletak di sana. Benda yang dulu tak pernah saya tinggalkan barang sehari, kini telah terlupakan. Kemudian saya ingat, saya pernah mengeluarkannya dari tas karena malas membawa terlalu banyak barang. Saat itu, saya merasa cukup sehat dan yakin alergi saya tidak akan kambuh, tidak akan terserang masuk angin, mual mendadak dan sebagainya. Saya mengeluarkannya dan menaruhnya di atas meja. Sejak itu, saya tidak pernah menyentuhnya lagi.</p>
<p>Saya tersenyum, lantas mengosongkan isi dompet tersebut. Saya merasa seperti narapidana yang baru keluar dari penjara. Saya bebas.</p>
<p>Setiap hari, saat melihat makanan di piring, apa pun isinya, hati saya bernyanyi dan bersyukur. Kebebasan itu tidak hanya datang dari tubuh yang sehat, namun dari pilihan yang saya ambil dan jalani setiap hari dengan penuh kesadaran.</p>
<p>Bulan ini adaiah bulan kelima saya &#8216;berpuasa daging&#8217;, dan tampaknya saya akan meneruskan puasa ini selamanya. Sayur nangka, jamur goreng, kentang masak kecap, telur balado, pepes oncom, tempe mendoan, semur tahu, dan semangkuk sayur berkuah adaiah surga kecil saya sekarang. Itu semua sudah cukup.</p>
<p>Dulu, saya sempat khawatir untuk menyebut diri vegetarian, namun kini saya mengucapkannya dengan percaya diri. Dulu, saya memiliki berbagai kekhawatiran untuk menjalani gaya hidup tanpa daging. Kini, saya sering tersenyum kala mengenangnya, dan membatin, &#8220;Tahu begitu, dari dulu saja.&#8221;</p>
<p>Ya. Siapa bilang jadi Vegetarian itu susah?</p>
<p><strong><em>Jenny Jusuf</em> adalah novelis, blogger dan kini menjadi asisten Dewi “Dee” Lestari.</strong></p>
<p><em>Sumber : Majalah Info Vegetarian</em><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/275/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=275&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/11/23/siapa-bilang-vegetarian-itu-susah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/11/112309_0530_siapabilang1.png" medium="image">
			<media:title type="html">Jenny Jusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SIOMAY VEGETARIAN</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/03/08/siomay-vegetarian/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/03/08/siomay-vegetarian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 04:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[resep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/03/08/siomay-vegetarian/</guid>
		<description><![CDATA[Bahan Kulit :1bks Kulit Pangsit Bahan Isi :1ons Kaki Jamur (rendam hingga mekar)2btg Wortel (potong kotak kecil-kecil)1/2bh Bengkoang (potong kotak kecil-kecil)1/2lbr Kulit Tahu Kering (goreng lalu haluskan)2btr Telur3sdm Susu Bubuk10sdm Tepung Kanji Bumbu :1sdt Merica2sdm Gula1sdt Garam2sdt Mokucin1sdm Minyak Wijen5sdt Kecap Asin Caranya : Kaki jamur yang sudah mekar dicuci bersih, lalu rebus hingga agak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=273&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>Bahan Kulit :</strong><br />1bks Kulit Pangsit</p>
<p><strong>Bahan Isi :</strong><br />1ons Kaki Jamur (rendam hingga mekar)<br />2btg Wortel (potong kotak kecil-kecil)<br />1/2bh Bengkoang (potong kotak kecil-kecil)<br />1/2lbr Kulit Tahu Kering (goreng lalu haluskan)<br />2btr Telur<br />3sdm Susu Bubuk<br />10sdm Tepung Kanji</p>
<p><strong>Bumbu :</strong><br />1sdt Merica<br />2sdm Gula<br />1sdt Garam<br />2sdt Mokucin<br />1sdm Minyak Wijen<br />5sdt Kecap Asin</p>
<p><strong>Caranya :</strong><br />
		</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kaki jamur yang sudah mekar dicuci bersih, lalu rebus hingga agak lunak, peras &amp; haluskan<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Campur semua bahan isi &amp; bumbu, aduk hingga rata<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Siapkan kulit pangsit, isi tengahnya dengan adonan di atas, padatkan sambil ditekuk seperti mangkok<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kukus siomay hingga matang<br />
</span></li>
</ol>
<p><a href="http://trendvegetarian.blogspot.com/2009/02/siomay.html"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sumber</span></a><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><br />
		</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=273&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/03/08/siomay-vegetarian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makan Sedikit Daging Pangkas Separuh Biaya Iklim</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/27/makan-sedikit-daging-pangkas-separuh-biaya-iklim/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/27/makan-sedikit-daging-pangkas-separuh-biaya-iklim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 01:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[biaya iklim]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/27/makan-sedikit-daging-pangkas-separuh-biaya-iklim/</guid>
		<description><![CDATA[- Dari 40 Miliar Dolar menjadi 20 Miliar Dolar Pengurangan Biaya dari Total Biaya untuk Mengatasi Perubahan Iklim 10 Feb 2009 oleh Jim Giles Memangkas konsumsi burger daging sapi dan babi asap dapat mengurangi biaya melawan perubahan iklim sebesar 20 miliar dolar. Itu merupakan kesimpulan yang diperoleh dari sebuah penelitian yang menjumlahkan total biaya ekonomi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=270&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>- Dari 40 Miliar Dolar menjadi 20 Miliar Dolar Pengurangan Biaya dari Total Biaya untuk Mengatasi Perubahan Iklim<br />
</strong><br />
10 Feb 2009 oleh Jim Giles</p>
<p>Memangkas konsumsi burger daging sapi dan babi asap dapat mengurangi biaya melawan perubahan iklim sebesar 20 miliar dolar. Itu merupakan kesimpulan yang diperoleh dari sebuah penelitian yang menjumlahkan total biaya ekonomi dari diet daging.</p>
<p>Para peneliti yang terlibat menyebutkan bahwa mengurangi asupan daging sapi dan babi akan membuka penyerap karbon baru, karena vegetasi akan tumbuh subur di tanah-tanah peternakan yang tidak terpakai lagi.</p>
<p>Model tersebut memperhitungkan tanah peternakan yang digunakan untuk menanam makanan tambahan setelah daging tidak lagi diproduksi, tetapi hal itu pun hanya membutuhkan area yang lebih kecil, sehingga sisa areanya akan diabaikan. Berjuta-juta ton metana, sebuah gas rumah kaca yang kuat, juga tak akan terlepas setiap tahun karena berkurangnya emisi dari peternakan.</p>
<p>Dampak ini akan mengurangi kebutuhan akan teknologi penghemat karbon yang mahal, seperti pembangkit tenaga listrik yang bersih, sehingga menghemat jumlah uang yang sangat besar, ungkap Elke Stehfest dari Badan Asesmen Lingkungan Belanda dan para kolega.</p>
<p><strong>Gas dari Saluran Pencernaan Hewan</strong></p>
<p>Para ahli iklim telah mengingatkan akan tingginya biaya karbon dari daging selama beberapa tahun. Daging sapi terutama sangat buruk. Metana, sebuah gas rumah kaca yang kuat, dilepaskan dari saluran pencernaan sapi dan lewat kotoran hewan saat kotoran itu membusuk. Selanjutnya, untuk memproduksi satu kilogram daging sapi (2,2 pon), para peternak juga harus memberi makan seekor sapi 15 kg biji-bijian dan 30 kg pakan ternak. Biji-bijian membutuhkan pupuk, yang membutuhkan energi sangat besar untuk memproduksinya.<span id="more-270"></span></p>
<p>Stehfest telah membandingkan dampak ekonomi daging sapi dan daging lainnya dengan biaya untuk menstabilkan tingkat karbon dioksida hingga sebesar 450 ppm &#8211; satu tingkat yang disebutkan oleh beberapa ilmuwan dibutuhkan untuk membantu mencegah bencana kekeringan dan naiknya air laut.</p>
<p>Bila pola makan tidak berubah, Stehfest memperkirakan bahwa emisi harus dipangkas sebesar 2/3 pada tahun 2050, yang akan memakan biaya sebesar 40 miliar dolar.</p>
<p>Jika, penduduk dunia beralih ke diet sedikit daging &#8211; dengan komposisi 70 gram daging sapi dan 325 gram daging ayam dan minggu setiap minggu &#8211; sekitar 15 juta km2 tanah peternakan akan terbebaskan. Vegetasi yang tumbuh di tanah ini akan menyerap karbon dioksida. Tanah ini sebagai gantinya bisa digunakan untuk menanam bahan pangan bioenergi, yang akan menggantikan bahan bakar fosil.</p>
<p>Label Supermarket</p>
<p>Emisi gas rumah kaca juga akan merosot hingga 10% karena penurunan jumlah hewan ternak, hitungnya. Secara bersama-sama, dampak ini akan mengurangi separuh biaya yang dibutuhkan untuk mengatasi perubahan iklim pada tahun 2050.</p>
<p>Untuk membantu para konsumen, biaya daging atas lingkungan, dalam hal emisi karbon per porsinya, juga bisa dimasukkan dalam harga daging itu, kata Stehfest.</p>
<p>Referensi jurnal: Climatic Change (DOI: 10.1007/s10584- 008-9534- 6)<br />
Sumber : New Scientist</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=270&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/27/makan-sedikit-daging-pangkas-separuh-biaya-iklim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Gejala Pemanasan Global</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/26/10-gejala-pemanasan-global/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/26/10-gejala-pemanasan-global/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 09:23:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/26/10-gejala-pemanasan-global/</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang bilang pemanasan global itu hanya khayalan para pecinta lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir. Ilmuwan juga masih pro dan kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam itu bisa dirasakan dalam 10 kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini bukan imajinasi belaka, sebab kita sudah mengalaminya. Kebakaran hutan besar-besaran Bukan hanya di Indonesia, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=267&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/02/022609-0923-10gejalapem1.png?w=336&#038;h=219" alt="" width="336" height="219" align="left" /><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Ada yang bilang pemanasan global itu hanya khayalan para pecinta lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir. Ilmuwan juga masih pro dan kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam itu bisa dirasakan dalam 10 kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini bukan imajinasi belaka, sebab kita sudah mengalaminya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kebakaran hutan besar-besaran<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga. Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering dari biasanya dan lebih mudah terbakar.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Situs purbakala cepat rusak<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam. banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat banjir besar belum lama ini.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Ketinggian gunung berkurang<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan perlahan terangkat kembali.<span id="more-267"></span><br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Satelit bergerak lebih cepat<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana, maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak lebih cepat.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Hanya yang Terkuat yang Bertahan<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup termasuk manusia.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Pelelehan Besar-besaran<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah. Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Keganjilan di Daerah Kutub<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih &#8220;heboh&#8221; di daerah kutub. Riset di sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan mencairnya bagian beku dasar bumi.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Habitat Makhluk Hidup Pindah ke Dataran Lebih Tinggi<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga, sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair.<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Peningkatan Kasus Alergi<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan memproduksi lebih banyak serbuk sari.<br />
</span></p>
<p><a href="http://netsains.com/2008/03/10-gejala-pemanasan-global/"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">sumber</span></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=267&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/26/10-gejala-pemanasan-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/02/022609-0923-10gejalapem1.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Cokelat Hitam Cegah Kerusakan Jantung</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/18/cokelat-hitam-cegah-kerusakan-jantung/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/18/cokelat-hitam-cegah-kerusakan-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 16:06:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/18/cokelat-hitam-cegah-kerusakan-jantung/</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi penggemar coklat mendapat kabar baik. Mengunyah satu keping kotak coklat hitam sehari mampu mencegah kerusakan jantung, demikian menurut ilmuwan Italia. Tapi itu khusus coklat hitam saja, bukan coklat yang sudah bercampur susu. Cukup 6,7 gram coklat sehari, sudah merupakan takaran ideal mencegah gangguan jantung, demikian menurut studi yang diadakan Proyek Moli-san, salah satu studi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=265&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/02/021809-1606-cokelathita1.jpg">Lagi-lagi penggemar coklat mendapat kabar baik. Mengunyah satu keping kotak coklat hitam sehari mampu mencegah kerusakan jantung, demikian menurut ilmuwan Italia. Tapi itu khusus coklat hitam saja, bukan coklat yang sudah bercampur susu. Cukup 6,7 gram coklat sehari, sudah merupakan takaran ideal mencegah gangguan jantung, demikian menurut studi yang diadakan Proyek Moli-san, salah satu studi terbesar yang pernah diadakan di Eropa.<br /><strong><br />Flavonoid</strong>
	</p>
<p>Kerusakan kronis jaringan di sistem sirkulasi sangat berisiko memicu penyakit kardiovaskular seperti stroke. Salah satu penanda kerusakan di dalam darah adalah protein C-reaktif. Studi ini menemukan bahwa ada hubungan antara asupan coklat hitam dengan kandungan protein ini dalam darah sebanyak 4.849 subjek relawan yang sehat dan bebas dari faktor risiko ( kolesterol tinggi, tekanan darah dan parameter lain).  Temuan anyar ini telah dipublikasikan di Journal of Nutrition.
</p>
<p>&#8220;Kami mulai dari hipotesa bahwa kandungan antioksidan dalam biji kokoa cukup tinggi, terutama flavonoid dan jenis polifenol. Bisa jadi hal ini menguntungkan bagi penderita kerusakan,&#8221; ujar  Romina di Giuseppe, pimpinan studi tersebut.<br />Ternyata hasilnya cukup mendukung. Orang yang banyak mengonsumsi coklat hitam akan mengalami penurunan protein C-reaktif dalam darahnya. Dengan kata lain, coklat bisa mengurangi kerusakan.
</p>
<p><a href="http://netsains.com/2008/09/coklat-hitam-cegah-kerusakan-jantung/">sumber</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=265&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/18/cokelat-hitam-cegah-kerusakan-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/02/021809-1606-cokelathita1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mau Hemat Energi? Jadilah Vegetarian!</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/mau-hemat-energi-jadilah-vegetarian/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/mau-hemat-energi-jadilah-vegetarian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 08:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[krisis energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/mau-hemat-energi-jadilah-vegetarian/</guid>
		<description><![CDATA[Krisis energi dan pangan merebak ke seantero muka bumi. Ingin hemat energi? Salah satunya dalah dengan menjadi vegetarian atau setidaknya kurangi sumber makanan hewani. Apa pasal? Sebab ternyata bahan makanan hewani membutuhkan lebih banyak konsumsi energi dalam produksi dan suplainya dibanding makanan nabati. Saat ini 19$ konsumsi energi di Amerika Serikat (AS) digunakan untuk memproduksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=262&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Krisis energi dan pangan merebak ke seantero muka bumi. Ingin hemat energi? Salah satunya dalah dengan menjadi vegetarian atau setidaknya kurangi sumber makanan hewani. Apa pasal? Sebab ternyata bahan makanan hewani membutuhkan lebih banyak konsumsi energi dalam produksi dan suplainya dibanding makanan nabati.</p>
<p>Saat ini 19$ konsumsi energi di Amerika Serikat (AS) digunakan untuk memproduksi dan menyuplai makanan, begitu ungkap David Pimentel dan koleganya di Cornell University dalam jurnal Human Ecology. Produk pangan hewani dan junk food memerlukan lebih banyak energi dalam produksinya dibanding dengan sayuran, buah dan beras. Untuk membuat satu tangkup hamburger saja membutuhkan setidaknya 1.300 galon air, demikian menurut U.S. Geological Survey. Studi yang dilakukan ilmuwan asal University of Chicago, Gidon Eshel dan Pamela Martin mengatakan bahwa menjadi vegetarian sangat efektif dalam menghemat energi. <span id="more-262"></span></p>
<p>&#8220;Dengan mengurangi<em> junk food </em>dan memakan sedikit daging, orang Amerika bisa memberi kontribusi besar pada konsumsi bahan bakar dan memperbaiki kesehatannya sendiri,&#8221; jelas Pimentel.</p>
<p><strong>Porsi Kecil</strong></p>
<p>Sementara itu bagi mereka yang bermasalah dengan kebiasaan makan, tenang saja. Kelak manusia akan makan dalam porsi lebih sedikit. Mengapa? Biaya bahan pangan dan sumber energi yang terus membengkak akibat pemanasan global akan membuat manusia makan lebih sedikit.</p>
<p>Setidaknya itulah prediksi ilmuwan University of Illinois terhadap mendongkraknya harga makanan di masa mendatang. Selain menghemat, mengurangi porsi makan dilakukan demi kesehatan juga. Biaya perawatan kesehatan yang juga membengkak, membuat orang terpaksa menganut gaya hidup sehat dengan diet.</p>
<p>Ingin berkontribusi dalam menghemat energi? Mungkin bisa mulai mencoba diet. Asal tidak sampai kekurangan gizi saja.</p>
<p><em>Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.com<br />
</em></p>
<p><a href="http://netsains.com/2008/07/hemat-energi-jadilah-vegetarian/">source</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=262&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/mau-hemat-energi-jadilah-vegetarian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Banjir dan Kebangkrutan Air</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/banjir-dan-kebangkrutan-air/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/banjir-dan-kebangkrutan-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 17:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/banjir-dan-kebangkrutan-air/</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 4 Februari 2009 &#124; 20:41 WIB, Kompas Oleh Ninok Leksono Hari-hari ini, salah satu berita yang menonjol adalah bencana banjir. Bengawan Solo yang meluap merendam kota-kota yang dilaluinya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Inilah fenomena yang sebenarnya telah ada bersama kita sejak bertahun-tahun silam. Dari pengalaman ini, salah satu hal yang melegakan adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=258&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rabu, 4 Februari 2009 | 20:41 WIB, Kompas</p>
<p>Oleh Ninok Leksono</p>
<p>Hari-hari ini, salah satu berita yang menonjol adalah bencana banjir. Bengawan Solo yang meluap merendam kota-kota yang dilaluinya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Inilah fenomena yang sebenarnya telah ada bersama kita sejak bertahun-tahun silam.</p>
<p>Dari pengalaman ini, salah satu hal yang melegakan adalah bahwa sebenarnya musim masih berjalan normal-normal saja, ditandai oleh meningkatnya curah hujan pada bulan Januari dan Februari. Yang bisa dicermati lebih lanjut mungkin intensitas hujan itu sendiri, yang diyakini terkait dengan munculnya gejala perubahan iklim akibat pemanasan global.</p>
<p>Pengalaman manusia dengan air secara umum bisa dibagi dalam dua ekstrem. Yang pertama adalah masa kerepotan karena dihantam oleh air dalam jumlah besar, apakah itu dalam wujud air bah, banjir besar, atau hantaman gelombang besar tsunami seperti yang terjadi di Aceh akhir tahun 2004. Yang kedua adalah masa kesusahan akibat kelangkaan air, seperti saat muncul gejala El Nino tahun 1982 yang menyebabkan musim kemarau panjang.</p>
<p>Ke depan, kedua ekstrem itu pula yang akan terus mewarnai kehidupan di Bumi. Di satu sisi, manusia akan mendapat kelebihan air akibat pemanasan global yang akan melelehkan es di kutub dan di puncak gunung. Laporan terakhir menyebutkan, sebagian selimut es di Pegunungan Himalaya dan Tibet akan lenyap pada tahun 2100 dengan tingkat pelelehan yang ada sekarang ini, dan itu akan memberi air bagi 2 miliar penduduk dunia.<span id="more-258"></span></p>
<p>Pada sisi lain, laporan yang terbaru juga menyebutkan bahwa manusia akan dilanda kelangkaan air parah karena air disebut akan bangkrut, tidak ada lagi. Tentunya di sini yang dimaksud adalah air yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari dan bisa diperoleh secara ekonomis.</p>
<p>Dari Davos</p>
<p>Laporan baru yang dimaksud disampaikan Jumat di Forum Ekonomi Dunia (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss, 28 Januari–1 Februari 2009. Penyebab kebangkrutan air adalah tingginya kebutuhan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dunia. Kelangkaan air ini, dalam 20 tahun mendatang, akan menyebabkan hilangnya tanaman pangan sebanyak yang bisa dihasilkan oleh India dan Amerika Serikat.</p>
<p>Ini tentu memprihatinkan karena justru dalam beberapa tahun ke depan kebutuhan pangan akan melonjak drastis. Menurut laporan yang dimuat kantor berita AFP ini, di masa depan dunia tidak akan bisa lagi mengelola air dengan cara yang sama seperti pada masa lalu.</p>
<p>Yang bisa jadi berbeda adalah persepsi mengenai harga air. Laporan dari Davos menyebut di sejumlah tempat di dunia air dijual terlalu murah dan banyak yang dihambur-hamburkan. Padahal, mungkin warga di sekitar Tanjung Priok menganggap air yang mereka beli sekarang ini pun sudah mahal.</p>
<p>Akibat dijual murah dan digunakan berlebihan, di banyak tempat selama sekitar 50 tahun terakhir ini terjadi bubble (gelembung) air—meminjam istilah ekonomi—dan dikhawatirkan akan diikuti dengan kebangkrutan.</p>
<p>Penggunaan air dalam jumlah besar terjadi untuk proses pembangkitan energi. Di AS proses ini membutuhkan air 39 persen dari semua air yang digunakan di negeri adidaya ini, sementara di Uni Eropa 31 persen. Padahal, jumlah air yang dikonsumsi hanya 3 persen.</p>
<p>Kebutuhan energi juga akan terus naik, demikian pula kebutuhan air. Hal ini membuat air yang diarahkan untuk pertanian akan berkurang.</p>
<p><strong>Sungai mengering<br />
</strong></p>
<p>Kalau di atas disinggung tentang melelehnya gletser Himalaya, bagian lain Laporan WEF ini juga menyebutkan, sekitar 70 sungai besar di dunia diperkirakan akan mengering total karena airnya disedot untuk irigasi dan reservoir.</p>
<p>Karena semakin langka, dalam dua dekade mendatang air akan dijadikan obyek investasi, yang bahkan mungkin nilainya lebih baik dibandingkan minyak.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Kimoon berpendapat, masalah air bersifat luas dan sistemik, dan karena itu penanggulangannya pun harus luas dan sistemik.</p>
<p>Kalangan usaha pun sepandangan bahwa dengan pengelolaan seperti yang ada sekarang ini, air bisa lebih cepat habis dibandingkan bahan bakar. Untuk mencegahnya, dibutuhkan kerja sama luas antara pemerintah, industri, akademik, dan pemangku kepentingan di seluruh dunia, ujar pimpinan PepsiCo Inc, perusahaan AS yang usahanya menggunakan air dalam jumlah besar.</p>
<p><strong>Dicerna lebih jauh<br />
</strong></p>
<p>Situasi yang dihadapi umat manusia berkaitan dengan air boleh jadi memang membingungkan karena di satu sisi dihadapkan pada ancaman perendaman wilayah pesisir akibat pemanasan global, tetapi pada sisi lain juga kelangkaan air.</p>
<p>Di kolom ini (27/11/2007) diangkat kekhawatiran Aliansi Negara Kepulauan Kecil saat mengadakan pertemuan puncak di ibu kota Maladewa, Male. Negara-negara yang perekonomiannya banyak bersandar pada turisme dan perikanan mengantisipasi datangnya ancaman naiknya permukaan air laut akibat melelehnya tudung es kutub.</p>
<p>Sejauh ini naiknya suhu udara sebesar 0,6 derajat celsius selama abad kemarin telah membuat permukaan air laut naik sekitar 20 cm. Namun, kalau es Greenland meleleh, lebih dahsyatlah akibatnya. Kenaikan sampai lebih dari 1 meter amat mungkin, bahkan kalau es Greenland meleleh total, kenaikan muka air laut bisa mencapai 7 meter! (NG News, 3/2/2009)</p>
<p>Baik ancaman kebanjiran maupun kelangkaan air akan sama-sama menyeramkan. Selama proses itu berlangsung, bisa kita bayangkan ketegangan sosial-ekonomi yang terjadi. Misalnya saja potensi terjadinya konflik akibat rebutan sumber air, atau tekanan ekonomi yang meningkat karena orang harus mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan air.</p>
<p>Kita berharap seruan kerja sama berbagai pihak tanpa mengulur waktu mulai dari sekarang masih bisa mengurangi dampak kesengsaraan potensial yang dimunculkan oleh kedua permasalahan ekstrem yang ditimbulkan oleh air ini. Adanya kajian lebih serius yang diikuti oleh kebijakan konkret merupakan wujud kepedulian nyata.</p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/PemanasanGlobal/message/326">sumber</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=258&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/02/11/banjir-dan-kebangkrutan-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Papan iklan pertama di dunia dengan tenaga matahari dan angin di New York</title>
		<link>http://vgcorner.wordpress.com/2009/01/30/papan-iklan-pertama-di-dunia-dengan-tenaga-matahari-dan-angin-di-new-york/</link>
		<comments>http://vgcorner.wordpress.com/2009/01/30/papan-iklan-pertama-di-dunia-dengan-tenaga-matahari-dan-angin-di-new-york/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 09:28:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jhonwu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global Warming]]></category>
		<category><![CDATA[papan iklan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga surya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vgcorner.wordpress.com/2009/01/30/papan-iklan-pertama-di-dunia-dengan-tenaga-matahari-dan-angin-di-new-york/</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi papan iklan (billboard) menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan.Sebuah papan iklan di Times Square, New York akan dibuat dan menjadikannya sebuah papan iklan pertama di dunia yang menggunakan sumber tenaga dari sinar matahari dan angin. Papan iklan seharga US$ 3.000.000 dan berat 15.875 kg ini akan berdiri diatas gedung Times Squares. Untuk sumber tenaganya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=253&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-254" title="papan-iklan" src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/01/papan-iklan.jpg?w=321&#038;h=172" alt="papan-iklan" width="321" height="172" /></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"> Satu lagi papan iklan (billboard) menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan.Sebuah papan iklan di Times Square, New York akan dibuat dan menjadikannya sebuah papan iklan pertama di dunia yang menggunakan sumber tenaga dari sinar matahari dan angin.<br />
<img src="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/01/013009-0926-papaniklanp3.jpg?w=480&#038;h=364" alt="" width="480" height="364" /><br />
Papan iklan seharga US$ 3.000.000 dan berat 15.875 kg ini akan berdiri diatas gedung Times Squares.<br />
Untuk sumber tenaganya sendiri, papan iklan ini menggunakan 16 turbin angin dan 64 panel surya yang menghasilkan sumber listrik sekitar 22 kilowatts.<br />
Papan iklan ini sendiri mulai dibangun dan rencananya akan mulai dioperasikan pada tanggal 4 Desember 2008.<br />
Siapa yang menjadi pelanggan pertama mereka?? adalah perusahan eletronik yang terkenal dengan mesin fotocopynya yaitu RICOH.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sumber : <a href="http://www.ecofriend.org/entry/eco-gadgets-3-million-solar-and-wind-powered-billboard-for-times-square/" target="_blank"><span style="color:blue;text-decoration:underline;">http://www.ecofriend.org/entry/eco-g&#8230;-times-square/</span></a><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vgcorner.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vgcorner.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vgcorner.wordpress.com&amp;blog=5351856&amp;post=253&amp;subd=vgcorner&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vgcorner.wordpress.com/2009/01/30/papan-iklan-pertama-di-dunia-dengan-tenaga-matahari-dan-angin-di-new-york/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ce85fee8b32ea133f80dafe529a5acc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jhonwu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/01/papan-iklan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">papan-iklan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vgcorner.files.wordpress.com/2009/01/013009-0926-papaniklanp3.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
